Hati-Hati Jangan Sampai Beli Rumah Bodong

Rumah bodong? Rumah bodong bisa berupa rumah yang tidak ada sertifikatnya, bisa juga rumah yang sudah lunas cicilan kprnya tapi ternyata sertifikatnya malah diagunkan ke bank lain lagi. Bisa juga beli rumah tapi gak dibangun-bangun dan ditinggal lari pengembangnya. Maksud hati beli atau investasi rumah, tapi malah amsyiong alias kena bohong.

Ternyata kasus rumah bodong ini adalah keluhan paling banyak di sepanjang tahun 2018 yang diterima Badan Perlindungan Konsumen Nasional. Dari total keluhan sebanyak 401 keluhan, 86,78% di antaranya atau sebesar 348 keluhan adalah kasus rumah bodong.

Nah bagaimana agar terhindar beli rumah bodong, berikut ini ada tips dari Regina Realty :

Cek sertifikatnya

Kalau Anda beli rumah kepada perseorangan, pengecekan sertifikat akan lebih mudah. Karena pengecekan sertifikat biasanya akan dilakukan oleh notaris pada saat sebelum pelaksanaan AJB.

Tapi jika Anda membeli rumah dari developer, tentu pengecekan sertifikat sedikit lebih sulit. Karena bisa jadi si developer sedang dalam proses pemecahan sertifikat atau sertifikat dalam proses balik nama. Untuk kasus yang seperti ini, Anda paling tidak mencari tahu dan sampai proses apakah sertifikat yang akan Anda beli dan mengukur tingkat keamanannya bila Anda akan membayar booking fee.

Cek legalitasnya

Sebelum transaksi perlu Anda melakukan cek legalitas seperti IMB dan PBB serta KTP pemilik. Jika Anda membeli dari developer, Anda perlu cek mengenai proses perijinan yang wajib dilalui semisal Ijin Prinsip, Ijin Lokasi, Ijin Siteplan dll.

Cek track record penjualnya

Untuk transaksi dengan penjual perorangan, mungkin agak sulit mengecek track record penjualannya karena mungkin penjual hanya sekali dua kali melakukan transaksi penjualan. Cek track record akan lebih mudah jika penjualnya adalah developer. Anda bisa manfaatkan mesin pencari untuk melakukan hal ini.

sumber : http://yukbisnisproperti.org/2019/05/hati-hati-jangan-sampai-beli-rumah-bodong/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *